Merdeka. com - Pemerintah Yunani menyampaikan mereka cemas bakal nampak serangan teror bila masjid tak di bangun di Ibu Kota Athena. Surat berita the Daily Mail melaporkan, Rabu (6/4), petinggi pemerintah menyampaikan bakal mengizinkan warga muslim melaksanakan ibadah dengan ikuti seseorang imam yang sudah ditunjuk untuk menghindar tumbuhnya memahami berlebihan. Sampai kini warga muslim di Athena memakai beberapa tempat spesifik sebagai musala sesaat untuk melaksanakan ibadah.
Menurut Kathimerini, petinggi dari Kementerian Pendidikan serta Agama, pemerintah mesti selekasnya bangun masjid yang telah diumumkan bakal di bangun mulai sejak 2006 namun sampai kini terlambat. " Lantaran akhir-akhir ini semakin banyak serangan teroris, jadi kita mesti mempercepat pembangunan masjid di Athena, " kata dia. " Sehari-hari, sampai kini kita tak miliki masjid serta imam resmi di Athena. Itu dapat tingkatkan resiko radikalisasi di dalam muslim di beberapa tempat beribadah yg tidak resmi. " Dalam satu tahun lebih paling akhir, Yunani sudah jadi satu diantara maksud imigran paling besar mulai sejak Perang Dunia Ke-2. Beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu pengungsi dari Timur Tengah membanjiri Yunani melalui Turki untuk menuju beberapa negara Balkan.
Menurut Kathimerini, petinggi dari Kementerian Pendidikan serta Agama, pemerintah mesti selekasnya bangun masjid yang telah diumumkan bakal di bangun mulai sejak 2006 namun sampai kini terlambat. " Lantaran akhir-akhir ini semakin banyak serangan teroris, jadi kita mesti mempercepat pembangunan masjid di Athena, " kata dia. " Sehari-hari, sampai kini kita tak miliki masjid serta imam resmi di Athena. Itu dapat tingkatkan resiko radikalisasi di dalam muslim di beberapa tempat beribadah yg tidak resmi. " Dalam satu tahun lebih paling akhir, Yunani sudah jadi satu diantara maksud imigran paling besar mulai sejak Perang Dunia Ke-2. Beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu pengungsi dari Timur Tengah membanjiri Yunani melalui Turki untuk menuju beberapa negara Balkan.
0 komentar:
Posting Komentar