Rabu, 13 April 2016

Keramat Masjid Luar Batang

16.57
Merdeka. com - Dua menara dengan ujung lancip mencuat dari balik bangunan-bangunan pemukiman yang ada di Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Menara itu yaitu adalah bangunan dari Masjid Keramat Luar batang yang berjarak sekitaran 300 mtr. dari Museum Bahari. Masjid Luar Batang termasuk masjid tua di Jakarta. Masjid ini di bangun pada th. 1732 oleh seseorang ulama datang dari Yaman bernama Al-habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al 'Aydrus. Luar Batang sesungguhnya julukan untuk sang Habib yang konon tuturnya saat ia meninggal dunia (1756) serta akan dimakamkan di Tanah Abang, Jenazah beliau senantiasa hilang dari kurung batang (keranda dari bambu) serta kembali pada ke tempat tinggalnya, tidak jauh dari masjid. " Cocok ingin dikubur, jenazah habib Husein ini senantiasa keluar dari kurung batang, " kata Mansur Amin seseorang pengurus masjid waktu terlibat perbincangan dengan merdeka. com, Jumat minggu lantas. Peristiwa itu senantiasa berulang sampai sekian kali, warga pada akhirnya mengambil keputusan untuk mengubur Habib Husein di Masjid itu. " Maka dari itu dinamakan Masjid Luar Batang, ". Masjid ini mempunyai empat pintu besar dengan ujung melengkung tanpa ada daun pintu. Di samping kanan Masjid ada tiga jendela yang lebar, sedang samping kirinya ada dua makam. Makam besar yang dibungkus kain hijau bertuliskan huruf arab itu yaitu adalah makam Al Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al Aydrus yang wafat pada tanggal 24 Juni 1756. Di sampingnya terdapat makam muridnya bernama Haji Abdul Kadir. Dia yaitu seseorang Thionghoa yang lalu memeluk agama Islam serta menolong Habib Husein menebarkan ajaran Islam. " Haji Kadir itu tuturnya orang Thionghoa tuturnya seseorang Tionghoa yang lalu masuk Islam serta menolong Al Habib, " tutur Mansur. Mansur bercerita, Masjid Keramat Luar Batang dapat dirasa sensasinya saat malam sakral. Malam itu jatuh saban Kamis malam atau umum dimaksud malam Jumat. Pada malam itu umumnya, Masjid penuh sesak dibanjiri beberapa pengunjung. Orang-orang dari penjuru Jakarta berbondong - bondong berkunjung ke tempat tinggal beribadah ini. Bahkan juga ada pula yang dari luar pulau Jawa. Bukan sekedar golongan Muslim. Mansur menyatakan kalau banyak pula umat agama lain yang datang untuk berziarah ke Makam Habib Husein. Diluar itu sebagian tokoh serta petinggi negara juga kerap mendatangi makam ini memanjatkan doa serta zikir. " Ada orang Budha yang datang kemari, petinggi, orang Tionghoa. Tempat ini tidak cuma punya umat muslim, " papar Mansur. Menurut Mansur, Terkecuali jadikan tempat melaksanakan ibadah, Masjid Keramat Luar Batang ini jadi fasilitas atau wadah dalam menolong orang di sekitaran. Banyak pengunjung yang datang untuk beramal, dananya dialokasikan untuk orang - orang yang pas tujuan. " Masjid ini memanglah benar - benar ada di hati orang-orang. Dari nilai sejarahnya, keramatnya, serta rasa sosialnya, ".

0 komentar:

Posting Komentar